Prokontra, Magetan — Sebanyak 50 pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta se-Kabupaten Magetan mengikuti agenda pembekalan Calon Duta Kesehatan Remaja (DKR) 2026. Para peserta yang terdiri dari 25 putra dan 25 putri ini merupakan kandidat terpilih yang berhasil lolos seleksi tahap pertama dari total 180 pendaftar.
Rangkaian pembekalan dilangsungkan selama dua hari, yakni pada 3–4 November 2026, bertempat di Ruang Rapat Ki Mageti. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas konselor sebaya sekaligus mencetak agen perubahan (agent of change) kesehatan di lingkungan sekolah.
Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Magetan, dr. Elisa Candrasari, menjelaskan bahwa pembekalan ini penting untuk memberikan literasi kesehatan yang akurat bagi para peserta, khususnya di tengah maraknya disinformasi di ruang digital.
”Melalui Duta Kesehatan Remaja ini diharapkan mereka bisa memberikan informasi yang benar tentang kesehatan. Apalagi saat ini di media sosial banyak informasi kesehatan yang disuarakan influencer, tetapi kebenarannya belum tentu terjamin,” terang dr. Elisa, Selasa (3/11/2026).
dr. Elisa menggarisbawahi sejumlah isu kritis kesehatan remaja yang membutuhkan perhatian serius, mulai dari bahaya HIV/AIDS, Infeksi Menular Seksual (IMS), Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD), penyalahgunaaan NAPZA, isu kesehatan mental, hingga pencegahan anemia dan penanganan stunting. Oleh karena itu, para calon DKR disiapkan untuk menjadi pendidik sebaya (peer educator) yang mampu mengedukasi dan menggerakkan rekan-rekannya menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
”Pembekalan ini juga untuk membangun komunikasi dan kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan sekolah masing-masing. Harapannya, DKR bisa menjadi agent of change dan mengajak teman-temannya untuk berperilaku hidup sehat,” imbuhnya.
Sebelum melangkah ke tahap ini, proses seleksi telah dibuka sejak 23–24 Oktober lalu yang mencakup verifikasi berkas, pemeriksaan fisik, hingga tes Mini Mindhear Youth Scale (MMYS V1). Selama dua hari pembekalan, para peserta dibekali materi komprehensif mulai dari Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), gizi, dan kesehatan mental di hari pertama, hingga keterampilan public speaking, kesehatan reproduksi, safety riding dari Polres Magetan, serta pencegahan penyakit menular pada hari kedua.













