banner 728x250

Jejak Sejarah Pasar Pelita Bagansiapiapi : Dulu Pusat Ekonomi Pesisir, Kini Sepi dan Terbengkalai

Bagansiapiapi, Prokontra — Pasar Pelita yang terletak di Jalan Perniagaan, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, memiliki riwayat panjang dalam dinamika perdagangan di wilayah pesisir Sumatera.

​Namun, pusat perbelanjaan yang dahulu menjadi ikon sekaligus penopang ekonomi Bagansiapiapi tersebut saat ini kondisinya sangat mengenaskan dan tak terawat.

​Merujuk data sejarah, keberadaan Pasar Pelita sudah terdeteksi sejak kurun 1775 di tepi laut. Pasar ini berkembang pesat sebagai pusat niaga berbarengan dengan penetapan Tengku Ngah sebagai penguasa Bagansiapiapi oleh Sultan Siak.

​Memasuki tahun 1980, wajah pasar mulai dimodernisasi melalui program Instruksi Presiden (Inpres) bersumber dari Bantuan Presiden (Banpres). Langkah ini menjadi awal perombakan fisik pasar menuju bentuk yang lebih modern.

​Masa keemasan Pasar Pelita terjadi pada 1999, bertepatan dengan peresmian Rokan Hilir sebagai kabupaten definitif. Saat itu, pasar tersebut menjelma menjadi pusat perbelanjaan teramai sekaligus penggerak utama perekonomian daerah.

​Guna menampung lebih banyak pedagang dan meningkatkan kenyamanan pengunjung, Pemkab Rokan Hilir melakukan pemugaran besar-besaran pada 2010. Bangunan diubah menjadi gedung bertingkat modern yang bahkan dilengkapi dengan eskalator.

​Sayangnya, kejayaan itu kini tinggal kenangan. Gedung megah yang dulu dipadati aktivitas jual beli kini mangkrak, sepi, dan ditinggalkan tanpa perawatan yang memadai.

​Kondisi ini memicu keprihatinan banyak pihak. Warga berharap Pemkab Rokan Hilir dapat segera mengambil langkah revitalisasi agar Pasar Pelita bisa kembali aktif sebagai sentra ekonomi warga sekaligus menjaga warisan sejarah perdagangan Bagansiapiapi.

Penulis: Jhony

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *