banner 728x250

Antrean Membludak Peserta BPJS di RSUD Sayidiman Magetan, Ini Pemicunya

ProKontra, Magetan – Sejumlah warga di Magetan, salah satunya Bapak Mutaqim, mengaku penasaran setelah melihat antrean panjang hingga terjadi desak-desakan di RSUD Sayidiman. Mayoritas antrean tersebut didominasi peserta BPJS Kesehatan. Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan di masyarakat mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada pelayanan rumah sakit tersebut, 8 Mei 2026.

Menanggapi kondisi ramai tersebut, pihak media segera menghubungi Direktur RSUD Sayidiman, Dr. Rahmat Santoso. Ia menjelaskan bahwa persoalan itu bukan disebabkan oleh sistem rumah sakit, melainkan karena adanya gangguan pada sistem BPJS yang terjadi secara nasional.

Saat ini Dr. Rahmat tengah menunaikan ibadah haji, namun tetap memantau pelayanan rumah sakit dan menyampaikan informasi resmi melalui pesan WhatsApp. Surat edaran itu ditujukan kepada pimpinan serta petugas penanggung jawab fasilitas kesehatan tingkat lanjutan terkait langkah penanganan ketika sistem Vclaim mengalami gangguan nasional, di antaranya:

  • Apabila sistem tidak dapat diakses lebih dari 10 menit, petugas diwajibkan memberi informasi kepada pasien serta melakukan pengecekan pada sistem pendukung lainnya.
  • Jika sistem pendukung masih dapat digunakan, petugas akan memverifikasi status kepesertaan pasien. Bila status aktif, pasien tetap memperoleh layanan menggunakan surat jaminan sementara. Namun jika tidak aktif, pasien diminta melunasi tunggakan iuran atau mendatangi kantor BPJS.
  • Jika seluruh sistem mengalami gangguan, pengecekan status kepesertaan dapat dilakukan melalui tanggal surat rujukan, aplikasi resmi BPJS di ponsel, atau dengan mengisi surat pernyataan kesediaan membayar biaya layanan apabila nantinya diketahui status kepesertaan tidak aktif.
  • Seluruh data yang dicatat secara manual nantinya harus dimasukkan ke sistem resmi paling lambat tiga hari kerja setelah sistem kembali normal.

Kabar baiknya, berdasarkan informasi yang diterima, kondisi kini mulai membaik dan antrean pasien berangsur berkurang sejak pukul 08.43 WIB pagi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *