banner 728x250

Pemkot Madiun Genjot Ekonomi Kreatif Pemuda Lewat Sarasehan Pawitandirogo 2026

IKUTI SARASEHAN– Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengikuti acara Sarasehan Kemerdekaan PAWITANDIROGO 2026 yang mempertemukan lima daerah, yakni Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo, di Ballroom Hotel Mercure Kota Madiun, Jumat (21/8/2026).

 

ProKontra, MADIUN – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyatakan Pemkot Madiun terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif terkhusus bagi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif.

Penegasan itu disampaikan Plt Wali Kota Madiun saat mengikuti Sarasehan Kemerdekaan PAWITANDIROGO 2026 yang mempertemukan lima daerah, yakni Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo, di Ballroom Hotel Mercure Kota Madiun, Jumat (21/8/2026).

Sarasehan kali ini mengangkat tema “Pengembangan Kawasan dan Pemberdayaan Ekonomi PAWITANDIROGO”, kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Ekonomi Kreatif yang sudah memberikan apresiasi. Hal ini mendorong semangat Pemkot Madiun untuk terus mengawal teman-teman muda, teman-teman pelaku kreatif yang ada di Kota Madiun yang sekarang semakin meningkat,” ujar Bagus Panuntun.

Peserta Sarasehan Kemerdekaan PAWITANDIROGO 2026 mempertemukan lima daerah, yakni Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo, di Ballroom Hotel Mercure Kota Madiun, Jumat (21/8/2026).

Bagus menyatakan untuk mewujudkan Kota Madiun sebagai kota kreatif, Pemkot Madiun mulai memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Untuk itu Pemkot Madiun akan menindaklanjuti komunikasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif melalui pertemuan di Jakarta.

Tindak lanjut itu menjadi penting agar dapat menyusun arah pengembangan sekaligus membangun ekosistem ekonomi kreatif di Kota Madiun. Terlebih Pemkot Madiun menargetkan Kota Kreatif Madiun pada tahun 2029. “Jadi ini perlu membangun komunikasi, perlu membangun ekosistem,” kata Bagus.

Menurut Bagus saat ini program Pemkot Madiun sudah selaras dengan beberapa poin yang disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif. Diantaranya aktivasi desa dan kelurahan dengan memfokuskan diri pada pembangunan ekosistem sebelum pengembangan program dilakukan lebih luas.

SAMPAIKAN– Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun menyampaikan sambutan dalam acara Sarasehan Kemerdekaan PAWITANDIROGO 2026 yang mempertemukan lima daerah, yakni Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo, di Ballroom Hotel Mercure Kota Madiun, Jumat (21/8/2026).

Untuk itu, Bagus mengharapkan pengembangan ekosistem akan mendapatkan pendampingan dari pemerintah pusat. Ia optimis Kota Madiun berpotensi besar mendapatkan pendampingan salah satunya melalui pencak silat yang telah menjadi bagian kuat dari identitas daerah.

Bagi Kota Madiun, posisi strategis di tengah kawasan menjadi peluang untuk memperkuat sinergi. Pengembangan ruang kreatif, digitalisasi, video mapping, pariwisata, hingga pencak silat terus didorong sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif.

Penulis: (MAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *