PONOROGO, ProKontra – Kegiatan TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo yang dipusatkan di Desa Bulu Lor Kecamatan Jambon membawa dampak positif, baik bagi masyarakat maupun bagi kemanunggalan TNI-Rakyat. Demikian pula yang dirasakan oleh Parmi (58) yang selama ini belum pernah mengenal dekat dengan anggota TNI secara langsung, kini setiap hari ia bersama dengan anggota TNI berusia muda, yang rata-rata seumuran dengan anaknya. Beberapa gelas kopi pun disajikan Parmi untuk anggota TNI yang sedang sarapan pagi dilokasi sasaran fisik rehab RTLH salah satu sasaran TMMD ke-129, Senen (03/08/26).
Menurut Mbah Parmi, “kulo mboten saget maringi nopo-nopo (saya tidak bisa memberi apa-apa-red) namung kopi kalian teh niki sing saget kulo paringne (hanya kopi dan teh ini yang bisa saya berikan),” ungkapnya. Diranya tentang bagaimana komunikasi dengan anggota TNI yang sedang melaksanakan TMMD ditempatnya, warga Dukuh Gupit itu menuturkan, “mas-mas TNI niki kan rata-rata tiyang luar jawa, biasane kulo nggih mboten pahan bahasanipun, tapi nggi dangu-dangu mas-mas TNI saget paham basa jawa,” tuturnya sambil tersenyum.
Kebersamaan anggota TNI dan warga masyarakat Desa Bulu Lor sangat terapa pada momentum TMMD ke-129. Setiap hari mereka bersama-sama bekerja untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berupa pembangunan paving jalan, jembatan, talud, hingga rehab rumah tidak layak huni. Semua sasaran fisik yang ditentukan dalam kegiatan TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo merupakan kebutuhan dasar pagi kegiatan sosial ekonomi masyarakat Desa Bulu Lor. Diharapkan hasil kegiatan TMMD ke-129 ini akan mampu mendongkrak kondisi sosial ekonomi masyarakat kedepannya.













