banner 728x250

Sidak Hewan Kurban Magetan: Petugas Pastikan Sapi dan Kambing Prima

ProKontra, Magetan – Menjelang Hari Raya Iduladha, Komisi B DPRD Kabupaten Magetan bersama Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan mulai memperketat pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penampungan dan pasar hewan. Langkah antisipatif ini dilakukan guna menjamin kelayakan, kesehatan, serta memastikan hewan kurban bebas dari penyakit menular.

“Menjelang Hari Raya Idul Adha, Komisi B DPRD Kabupaten Magetan melakukan kunjungan kerja ke Pasar Hewan Plaosan untuk memantau langsung aktivitas ekonomi dan memastikan kesehatan hewan kurban. Dalam kunjungan tersebut, pihak DPRD mengapresiasi peningkatan volume penjualan serta harga jual sapi yang dinilai cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang sekaligus menjadi angin segar bagi pemulihan ekonomi para peternak lokal pasca-wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)”. Ujar Rita.

“Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Peternakan setempat, seluruh sapi yang dipasarkan dipastikan dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit, sehingga diharapkan momentum ini dapat membangkitkan kembali semangat para peternak untuk terus mengembangkan komoditas sapi di wilayah Magetan”, Lanjutnya.

Kepala Dinas Peternakan Magetan, Sucipto, menyatakan bahwa pemeriksaan intensif ini menyasar hewan ternak seperti sapi, kambing, dan domba. Petugas di lapangan melakukan pengecekan fisik secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan gigi untuk memastikan usia hewan, pemeriksaan mata, mulut, hingga pengecekan suhu tubuh guna mendeteksi adanya gejala penyakit.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat Magetan mendapatkan hewan kurban yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memenuhi syariat Islam,” ujar Sucipto.

Pihak Dinas Peternakan juga mengimbau kepada para peternak dan pedagang untuk menjaga kebersihan kandang serta memberikan pakan yang berkualitas. Selain itu, masyarakat yang hendak membeli hewan kurban disarankan untuk lebih teliti dan tidak ragu meminta bukti SKKH kepada pedagang demi keamanan bersama.

Dengan pengawasan yang diperketat ini, diharapkan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan menenteramkan bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *