banner 728x250

Antisipasi Cuaca Ekstrem Musim Hujan, Polres dan Pemkab Magetan Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

Prokontra, Magetan — Mengingat tingginya potensi bencana hidrometeorologi memasuki musim hujan 2026–2027, Polres Magetan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan serta instansi lintas sektor memperkuat kesiapsiagaan melalui Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres Magetan, Rabu (4/11/2026).

​Apel pengecekan personel dan sarana prasarana ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, selaku inspektur apel. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji, perwakilan Dandim 0804/Magetan, serta gabungan personel dari Polri, TNI, Satpol PP dan Damkar, Dishub, BPBD, Banser, PMI, PSC 119, hingga relawan SAR MTA dan SAR SENKOM.

​Membacakan amanat Kapolda Jawa Timur, Wakil Bupati yang akrab disapa Kang Suyat mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2026 telah terjadi 672 bencana alam di Jatim yang mengakibatkan 28 orang meninggal dunia, 55 luka-luka, serta kerugian material mencapai Rp7,552 miliar. Ia menegaskan kesiapsiagaan bencana tidak boleh sekadar seremonial.

​”Kita tidak boleh menunggu bencana datang baru bergerak. Kita harus hadir lebih awal, mengenali risiko, memperkuat mitigasi dan memastikan setiap langkah penanganan berjalan cepat dan tepat,” tegas Kang Suyat.

​Ia menggarisbawahi empat fokus utama: penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan mitigasi masyarakat, efisiensi penyelamatan, serta jaminan keselamatan personel dan relawan di lapangan.

​Sementara itu, Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji menyampaikan bahwa kesiapan personel dan peralatan merupakan kunci dalam mengantisipasi ancaman banjir, longsor, maupun angin kencang.

​”Saat ini beberapa wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan yang berdampak pada meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi. Karena itu, diperlukan kesiapsiagaan seluruh unsur agar setiap potensi bencana dapat diantisipasi sedini mungkin,” jelas AKBP Bagas.

​Ia menambahkan, jajaran Polri siap memberikan dukungan penuh mulai dari pengamanan lokasi, proses evakuasi, hingga pengawalan distribusi bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak di wilayah Kabupaten Magetan.

​”Apel ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel maupun peralatan dalam menghadapi situasi darurat. Kami berharap kehadiran Polri dapat benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari membantu proses evakuasi, memberikan pengamanan, hingga mengawal distribusi bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana,” pungkas Kapolres.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *