ProKontra, Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga terus mendukung penguatan budaya literasi melalui pemanfaatan Buku Pengayaan Pendukung Gerakan Literasi Nasional (GLN) Tahun 2026. Hal tersebut dijelaskan Kepala Dikpora Magetan, Suhardi, saat ditemui dikantornya, Selasa (15/9/2026).
Sebagai informasi, Buku Pengayaan Pendukung GLN Tahun 2026 di Kabupaten Magetan diterima oleh 16 Satuan Pendidikan, yang terdiri dari 12 Sekolah Dasar (SD), dan 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Berikut Satuan Pendidikan Penerima Buku Pengayaan Pendukung GLN Tahun 2026 di Kabupaten Magetan :
- SDN Simbatan 3
- SDN Plumpung 2
- SDN Alastuwo 3
- SDN Bangunasri
- SDN Banjarejo 3
- SDN Klagen 3
- SDN Klagen 1
- SDN Karas 3
- SDN Buluharjo 2
- SDN Semen
- SDN Ngariboyo 4
- SDN Unggulan Magetan
- PKBM Karya Mandiri
- PKBM Raharjo
- PKBM Suka Maju
- SLB Negeri Karangrejo Magetan
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta bantuan Buku Pengayaan Pendukung Gerakan Literasi Nasional (GLN) Tahun 2026 yang telah diberikan kepada satuan pendidikan di Kabupaten Magetan,” jelasnya.
Ia menyebut, dukungan ini kami sambut baik, serta sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat budaya literasi serta memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh buku bacaan yang mendukung pengetahuan dan kebiasaan membaca.
“Kami berharap buku pengayaan pendukung gerakan literasi nasional tahun 2026 ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh satuan pendidikan, tidak hanya menjadi koleksi di perpustakaan, tetapi juga dalam meningkatkan kegiatan membaca, pembelajaran, dan berbagai aktifitas literasi di sekolah,” imbuhnya.
Dengan demikian, keberadaan buku ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang mendorong peserta didik untuk membaca, memahami, dan mengolah informasi dari bahan bacaan.
“Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magetan akan terus memantau pemanfaatan buku yang telah diterima oleh satuan pendidikan, serta mendorong sekolah untuk mengembangkan berbagai kegiatan literasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing,” tuturnya.
Suhardi berharap, sinergi dalam penguatan budaya literasi ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Atas dukungan dan kerjasama yang telah diberikan ini kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.
“Mari kita manfaatkan buku pengayaan pendukung Gerakan Literasi Nasional secara optimal untuk menumbuhkan budaya membaca, memperluas pengetahuan, dan meningkatkan kemampuan literasi peserta didik di Kabupaten Magetan,” pungkasnya.













