banner 728x250

DPRD Madiun Dorong Pemkab Percepat Perbaikan Jalan di APBD Perubahan 2026

PIMPIN RAPAT– Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mujono memimpin Rapat Paripurna dengan agenda utama Penyampaian Nota Penjelasan Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026, Senin (24/8/2026).

 

ProKontra, MADIUN – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemerintah Kabupaten Madiun fokus memperbaiki kerusakan jalan di berbagai tempat. Pasalnya bila ditunda, kerusakan jalan yang terjadi akan semakin parah.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mujono usai memimpin Rapat Paripurna dengan agenda utama Penyampaian Nota Penjelasan Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026, Senin (24/8/2026).

“Kalau tidak diselesaikan tahun ini dan ditunda maka kerusakan jalan akan semakin parah,” kata Mujono seusai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Senin (24/8/2026).

Ia mengatakan keterbatasan waktu bukan alasan untuk menunda pekerjaan perbaikan jalan. Mujono optimis kerja ekstra dan percepatan pelaksanaan, pembangunan infrastruktur dinilai masih memungkinkan dilakukan sebelum tahun anggaran berakhir.

“Saya pikir bisa. Membutuhkan kerja ekstra dan kerja cepat untuk masyarakat, karena jalan itu prioritas,” katanya.

Mujono menyatakan perbaikan infrastruktur jalan harus menjadi salah satu prioritas dalam Perubahan APBD 2026. Menurut dia, kondisi jalan yang rusak tidak seharusnya kembali ditunda karena berpotensi semakin parah.

Mujono menjelaskan perubahan anggaran merupakan hal yang lazim dilakukan untuk menyesuaikan kegiatan dengan kondisi dan kebutuhan daerah pada sisa waktu tahun anggaran. Hanya saja, usulan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut bersama fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Madiun.

“Masukan dari masing-masing fraksi nantinya akan dituangkan dalam pandangan umum fraksi pada rapat paripurna berikutnya. Dan saat ini masih tahap pembahasan di tingkat fraksi. Nanti saran dan masukan masing-masing fraksi akan dituangkan dalam pandangan umum fraksi,” ujar Mujono.

Ia menyatakan saat ini perubahan anggaran Pemkab Madiun yang memberikan perhatian lebih terhadap sektor infrastruktur jalan. Untuk itu diharapkan perubahan tersebut benar-benar menghasilkan tindakan nyata yang dirasakan masyarakat.

Untuk itu ia mendorong bagaimana jalan yang rusak di Kabupaten Madiun secepatnya segera ada tindakan nyata untuk memperbaiki.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto dalam nota keuangan Rancangan Perubahan APBD 2026 menyatakan belanja modal bertambah Rp33,48 miliar menjadi Rp222,05 miliar. Dari jumlah tersebut, alokasi modal untuk jalan, jaringan, dan irigasi meningkat Rp16,40 miliar menjadi Rp99,69 miliar.

Penulis: (MAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *