banner 728x250

8 SD dan 3 SMP di Magetan Direhab Dikpora Magetan Tahun 2026 

MAGETAN, ProKontra – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) telah melakukan Rehabilitasi dan Pembangunan Gedung Sekolah yang ada di Magetan, Jawa Timur.

 

Sebanyak 11 Sekolahan kini telah direhab/dibangun dengan anggaran kurang lebih mencapai 2 Milyar Rupiah.

 

Saat ditemui dikantornya, Kepala Dikpora Magetan, Suhardi melalui Kabid Pendidikan Dasar, Irawan menyebut, untuk tahun 2026 ini Dikpora Magetan telah merehab sebanyak 11 sekolahan yang ada, yang mana 8 Sekolah Dasar, dan 3 Sekolah Menengah Pertama.

 

“Dari 11 sekolahan tersebut rehabilitasi dan pembangunannya tidak semua sama, ada yang pembangunan ruang perpustanaan, ada ruang kelas, dan ada juga lab Komputer, dan yang rehab juga bermacam-macam,” jelasnya saat ditemui di Kantor Dikpora Magetan, Rabu (19/8/2026)

 

Irawan mengatakan, pembangunan atau rehabilitasi 11 sekolahan tersebut tentunya agar dapatnya menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan dapat meningkatkan semangat belajar anak didik.

 

“Dari 11 sekolahan tersebut untuk rehab dan pembangunan dimulai sama pada bulan kemarin, dan hingga kini semuanya masih dalam proses pekerjaan,” imbuhnya.

 

Irawan mengingatkan kepada guru-guru yang kali ini sekolahnya sedang dilakukan rehabilitasi atau pembangunan dimohon untuk menjaga anak didik agar tidak masuk area pekerjaan.

 

“Mungkin untuk saat ini sekolahan yang tengah direhab dan dibangun sedikit mengganggu proses belajar mengajar, akan tetapi kami harapkan disaat adanya pekerjaan pembangunan maupun rehab para guru dapat menjaga anak didik agar tidak masuk dalam area pembangunan/rehabilitasi,” tegasnya.

 

Ia berharap, dengan adanya peningkatan sarana dan prasarana tersebut para anak didik lebih bisa meningkatkan giat belajar dan dapatnya menuju generasi emas.

 

“Pada intinya ya itu, dengan adanya pembangunan/rehabilitasi tersebut dapat memberikan nuansa sekolah yang aman, nyama, sehingga dapat meningkatkan semangat belajar anak didik di Kabupaten Magetan,” akhirnya.

Penulis: (Lak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *