banner 728x250

Sama Rata Sama Rasa, MPLS Ramah 2026 di Magetan Tanpa Ada Perbedaan Sedikitpun

 

Kepala Dinas Dikpora Magetan, Suhardi.

 

MAGETAN, ProKontra – Melangkah masuk ke gerbang sekolah baru adalah momen emas yang tak terlupakan bagi setiap anak. Kesan yang terukir di hari pertama menentukan rasa percaya diri, semangat belajar, dan seberapa cepat mereka akrab dengan lingkungan baru. Karena itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menghadirkan MPLS Ramah Tahun 2026, agar awal masuk sekolah selalu menjadi kenangan manis, aman, dan menyenangkan bagi semua murid tanpa terkecuali.

 

Aturan Baru, Semangat Baru

 

Penyelenggaraan MPLS kali ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026. Ada banyak hal baru yang membuat kegiatan ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya :

1. Dilaksanakan selama lima hari berturut-turut

2. Sekolah wajib memberi tahu rencana kegiatan kepada orang tua sebelumnya

3. Seluruhnya berlandaskan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

4. Gratis, tanpa biaya apapun bagi siswa baru

5. Bebas dari perundungan, perpeloncoan, dan hal yang merendahkan martabat anak

6. Melibatkan peran aktif OSIS dalam penyelenggaraan

 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa sekolah harus menjadi “rumah kedua” yang membuat anak merasa betah dan bahagia sejak hari pertama. Hal senada disampaikan pejabat lainnya, bahwa sekolah bukan hanya tempat mencetak kepintaran otak, tapi juga tempat membuat hati anak merasa aman, diterima, dan dihargai apa adanya.

 

Direktur SMA Kemendikdasmen, Yuli Haryanto, menjelaskan bahwa MPLS saat ini harus berjalan mendidik, ramah bagi siapa saja, dan penuh kegembiraan. “Kita ingin memuliakan setiap anak. Mereka adalah pribadi berharga yang punya hak, bakat, dan cita-cita yang sama mulianya,” ujarnya.

 

Komitmen Kuat di Magetan Semua Sama, Tak Ada Perbedaan

 

Menyambut semangat nasional ini, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Magetan, Suhardi, menyampaikan harapan yang tegas dan menyentuh hati. Ia menekankan satu hal paling utama Kesamaan.

 

Bagi Suhardi, program MPLS Ramah ini harus berjalan merata di seluruh penjuru Magetan. Tak boleh ada beda perlakuan antara satu sekolah dengan sekolah lain, maupun antara satu anak dengan anak lainnya.

 

“Kita ingin MPLS Ramah ini berjalan serentak dan sama persis di seluruh Magetan. Tanpa ada perbedaan sedikitpun. Semua anak berhak mendapatkan kesan pertama yang indah, aman, dan nyaman. Baik di sekolah mana pun mereka berada, semangat pelayanannya harus sama: ramah, adil, dan menyenangkan bagi semua,” tegas Suhardi.

 

  • Ia menambahkan, keseragaman ini penting agar setiap anak merasa dihargai setingkat yang sama, tumbuh percaya diri, dan cepat beradaptasi tanpa merasa dibedakan-bedakan. Dengan aturan baru yang bebas biaya dan bebas perpeloncoan, MPLS tahun ini benar-benar milik setiap anak, tanpa sekat dan tanpa perbedaan.
Penulis: (LAK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *