ProKontra, Magetan – Sebanyak 42 lembaga pendidikan di Kabupaten Magetan tahun ini mendapat jatah pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana.
Program tersebut dikerjakan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Magetan dengan total anggaran sekitar Rp 9 miliar.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dikpora Magetan, Irawan, mengatakan dari 42 sekolah penerima, terdiri atas 33 Sekolah Dasar (SD) dan 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Besaran dana tiap sekolah bervariasi, menyesuaikan tingkat kerusakan dan kebutuhan pembangunan.
“Untuk anggarannya sendiri di tiap sekolahan itu berbeda antara rehabilitasi dan pembangunan, karena disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang ada di satuan pendidikan,” jelas Irawan, Senin (22/9/2025).
Beberapa sekolah yang mendapatkan porsi lebih besar antara lain SDN Janggan, SDN Genilangit 1, SMPN 3 Maospati, dan SMPN 1 Maospati. Seluruh proyek ditargetkan rampung pada Desember 2025 sesuai perencanaan.
“Semua pembangunan dan rehabilitasi 42 lembaga satuan pendidikan harus selesai pada Desember 2025. Kalau tahun depan akan kita identifikasi lagi kebutuhannya,” lanjutnya.
Sejumlah pekerjaan bahkan sudah tuntas, seperti di SDN Bogoarum, SDN Lembeyan Wetan 2, SDN Sobontoro 2, SDN Maospati 3, SDN Milangasri, dan SDN Bendo.
Irawan berharap fasilitas yang telah diperbaiki bisa dijaga bersama agar tidak cepat rusak.
“Semoga dengan pembangunan dan rehabilitasi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Intinya mari bersama-sama menjaga dan memelihara apa yang sudah diperbaiki,” pungkasnya.













