banner 728x250

Polres Ponorogo Tangkap 7 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2025

ProKontra, Ponorogo – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo kembali mencatat prestasi dalam upaya memberantas kejahatan.

Melalui Operasi Sikat Semeru 2025, petugas berhasil mengungkap enam kasus berbeda dengan total tujuh tersangka. Kasus yang terungkap mencakup kepemilikan senjata api rakitan hingga pencurian dengan pemberatan.

Wakapolres Ponorogo Kompol Ari Bayuaji mengatakan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran Satreskrim dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Selama Operasi Sikat Semeru 2025, kami berhasil mengamankan tujuh tersangka dari enam kasus berbeda. Kasus yang diungkap mulai dari pencurian ayam jago petarung, kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, hingga kepemilikan senjata api rakitan,” ungkap Kompol Ari, Selasa (11/11/2025).

Salah satu pelaku yang diamankan yakni HP (32), warga Kecamatan Sukorejo, yang mencuri ayam jago petarung di empat lokasi berbeda. HP menggunakan mobil milik orang tuanya untuk membawa hasil curian. Petugas juga meringkus SO (47), residivis asal Kecamatan Jetis, setelah terbukti mencuri sepeda motor Honda NF 100D di Desa Karang Gebang.

Tersangka lain, AS (26), warga asal Tasikmalaya yang berdomisili di Desa Jimbe, Kecamatan Jenangan, diamankan karena terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan dan pertolongan jahat. Dari tangan pelaku, polisi menyita dua unit handphone hasil curian.

Dalam kasus berbeda, seorang perempuan bernama ERF (40), warga Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, ditangkap usai melakukan serangkaian pencurian di lima warung makan di wilayah Ponorogo. Dengan modus berpura-pura menjadi pembeli, pelaku mengambil dompet, tas, dan kartu ATM milik pemilik warung.

Sementara itu, petugas juga membongkar kasus kepemilikan senjata api rakitan yang melibatkan pasangan suami istri, GY (45) dan MWW (41), warga Kecamatan Jenangan. Polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan lengkap dengan 13 butir amunisi yang rencananya akan dijual.

Kompol Ari menegaskan, Polres Ponorogo akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum guna menekan angka kriminalitas menjelang akhir tahun.

“Kami akan terus berupaya menjaga keamanan masyarakat dan menindak tegas segala bentuk kejahatan di wilayah Ponorogo,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *