ProKontra, Ponorogo — Tebing setinggi kurang lebih 5 meter longsor dan menimbun jalan utama yang menghubungkan antara dua desa di wilayah Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo (Desa Baosan lor dan Desa Baosan kidul), Minggu (22/02/2026).
Longsor yang terjadi diperkirakan akibat hujan deras yang mengguyur di desa Baosan lor pada Jumat sore (12/02) tersebut mengakibatkan jalur transportasi di dua desa tersebut terputus dan tertutup total sehingga tidak bisa dilewati oleh masyarakat terutama para pengguna kendaraan bermotor.
Guna mengatasi atau menormalkan fungsi jalan agar lalu lintas lancar, anggota Koramil Tipe B 0802/21 Ngrayun dipimpin langsung Danramil Tipe B 0802/21 Ngrayun Kapten Inf Parwoto bersama masyarakat dan unsur terkait lainnya kemarin pagi langsung melakukan kerja bakti di lokasi terjadinya longsor.
” Kerja bakti kami lakukan atas koordinasi dengan berbagai unsur terkait termasuk masyarakat sehingga besoknya setelah terjadinya longsor baru bisa dimulai, ” ujar Kapten Inf Parwoto yang juga menjelaskan terkait mekanisme jalannya kerja bakti yang dilakukan secara gotong royong tersebut.
” Alhamdulillah berkat sinergi dan kerjasama dan semangat gotong royong yang melibatkan TNI, Dinas PU Kecamatan Ngrayun, Tagana Desa Baosan lor dan Baosan kidul serta para perangkat desa dan masyarakat akhirnya kerja bakti bisa diselesaikan dengan baik dan jalan bisa berfungsi dan atus lalu lintas normal kembali, ” ucap Danramil 21 Ngrayun.
Ketanggapsegeraan anggota Koramil Tipe B 0802/21 Ngrayun atas penanganan bencana tersebut merupakan salah satu wujud bahwa TNI memang wajib untuk selalu hadir serta senantiasa sigap membantu mengatasi segala kesulitan sehingga bisa menjadi solusi atas permasalahan yang ada di tengah masyarakat.













