Rapat paripurna DPRD Magetan secara resmi menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati.
ProKontra, Magetan – Angka-angka membanggakan tercatat dalam kinerja Pemerintah Kabupaten Magetan sepanjang tahun 2025. Dalam sebuah acara resmi yang digelar malam hari, Senin (30/3/2026), DPRD Kabupaten Magetan secara resmi menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati.
Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Suratno (akrab disapa Kang Ratno), bersama jajarannya ini menjadi bukti transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
Siapa sangka, realisasi pendapatan daerah tahun lalu ternyata melampaui target! Total pendapatan yang berhasil dikantongi mencapai angka fantastis Rp2,072 Triliun, atau setara dengan 102,52% dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp2,021 Triliun.
Ini Rinciannya :
– PAD (Pendapatan Asli Daerah): Tembus Rp380,4 Miliar (107,18% dari target). Artinya, kemampuan Magetan menggali potensi sendiri sangat kuat!
– Pendapatan Transfer: Mencapai Rp1,692 Triliun (101,53% dari target).
Hasil pengelolaan keuangan yang cermat ini pun membuahkan hasil manis: terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp135,8 Miliar Rupiah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nanik menyampaikan bahwa capaian gemilang ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, capaian ini berkat kerja sama semua pihak. Kami pun optimis dan berharap pada bulan Mei nanti, laporan keuangan kita kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK,” ujarnya penuh semangat.
Tak hanya soal angka, pembangunan di berbagai sektor juga terus digenjot. Mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, hingga pariwisata dan UMKM menjadi fokus utama untuk menyejahterakan rakyat.
Menanggapi laporan tersebut, Kang Ratno menegaskan bahwa dokumen ini menjadi cerminan nyata kinerja Pemkab selama setahun.
“Kami berharap laporan ini bisa menjawab tantangan pembangunan, terutama untuk memacu ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Kini giliran DPRD yang akan bekerja maksimal. Akan dibentuk Panitia Khusus (Pansus) yang tugasnya menelaah, mengevaluasi, dan memberikan catatan strategis.
“Dari hasil kajian mendalam ini nantinya akan lahir rekomendasi penting untuk kemajuan Magetan ke depannya,” pungkas Suratno.













