banner 728x250

Dari Titik Longsor Menuju Transformasi : Telaga Ngebel Siap Berwajah Lebih Tangguh dan Memesona

ProKontra, Ponorogo – Di balik kabut pagi yang masih menyelimuti permukaan air, Telaga Ngebel kini tengah melewati masa transisi yang penting.

Jejak alam yang sempat menampakkan kekuatannya lewat bencana longsor, kini justru menjadi awal mula lahirnya kawasan wisata yang jauh lebih siap dan memukau.

Senin (6/4/2026) kemarin menjadi hari yang krusial. Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, tak membuang waktu. Langkah cepat diambil dengan langsung turun tangan meninjau lokasi longsor di tepian telaga, tepatnya di area depan Kantor Kecamatan Ngebel.

Didampingi tim teknis dari BBWS Solo, Perum Jasa Tirta, dan jajaran OPD terkait, kunjungan ini bukan sekadar melihat kerusakan, melainkan membuka lembaran baru bagi masa depan telaga ini.

Talud penahan tanah yang ambles sepanjang 15 meter akibat hujan lebat menjadi perhatian utama. Usia konstruksi yang sudah tua tak lagi sanggup menahan beban alam. Namun, bagi Bunda Lisdyarita, ini adalah momen evaluasi besar-besaran.

“Ini bukan sekadar perbaikan biasa. Kita ingin memperbarui kawasan ini agar lebih kuat, lebih aman, dan pastinya lebih menarik,” tegasnya penuh optimisme.

Visi yang diusung pun jelas : mengubah tantangan menjadi peluang. Pemerintah daerah tidak hanya fokus pada perbaikan teknis semata, tapi juga merancang penataan ulang lanskap yang lebih estetik dan berkelanjutan.

Penguatan struktur, perbaikan drainase, hingga sistem mitigasi bencana yang lebih canggih akan dipadukan dengan keindahan alam, menciptakan destinasi wisata yang “smart” dan ramah pengunjung.

Sambil menunggu rencana besar terealisasi, langkah tanggap darurat sudah berjalan maksimal. BPBD Ponorogo sigap memasang garis pembatas dan rambu peringatan untuk menjaga jarak aman masyarakat maupun wisatawan.

Pesan yang ingin disampaikan pun menenangkan. Pemerintah meminta pengunjung untuk tetap tenang namun tetap waspada.

“Insyaallah aman. Kita berbenah bersama agar Telaga Ngebel semakin cantik dan pengunjung tetap nyaman datang,” ucap Bunda Lisdyarita meyakinkan.

Telaga Ngebel bukan hanya soal pemandangan, tapi juga denyut nadi ekonomi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pembangunan yang dilakukan ditujukan untuk menjamin keindahan yang lestari dan keamanan yang terjamin.

Dari kekhawatiran kini beralih ke harapan. Telaga Ngebel sedang bersiap tampil beda, sebuah destinasi yang tak hanya memanjakan mata, tapi juga memberikan rasa aman dan bangga bagi siapa saja yang datang.

“Proses pemulihan ini adalah bukti bahwa alam bisa diperdaya dengan kerja keras dan perencanaan matang,” pungkasnya.

Penulis: Fauzi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *