Plt Bupati Ponorogo saat menerima Penghargaan “Menuju Informatif” dalam Ajang KI Awards 2025
ProKontra, Ponorogo – Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan prestasi gemilang di bidang keterbukaan informasi dan tata kelola pemerintahan. Dalam ajang Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KI Awards) 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur di Hotel Aston Bojonegoro, Pemkab Ponorogo berhasil meraih predikat “Menuju Informatif”. Penghargaan ini menegaskan komitmen daerah tersebut dalam menerapkan prinsip transparansi dan inovasi pelayanan publik.
Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. Ia menyatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen pemerintahan, mulai dari OPD, perangkat kecamatan, desa, hingga masyarakat. Menurutnya, penghargaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya inovasi dan memperluas akses informasi di daerahnya.
“Alhamdulillah, Ponorogo mendapatkan penghargaan Menuju Inovatif. Insya Allah, ke depan kita akan semakin bersemangat dalam memberikan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif,” ujar Lisdyarita.
Ia menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus mengembangkan ekosistem inovasi di tingkat daerah, serta mendorong berbagai terobosan kreatif yang langsung memberi manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati menyoroti sejumlah langkah nyata yang telah diambil Pemkab Ponorogo dalam mendukung keterbukaan informasi dan pelayanan publik. Ia mencontohkan mekanisme pengambilan keputusan yang dilakukan secara terbuka dan partisipatif, seperti proses musyawarah dalam pemilihan Pelaksana Harian (Plh) dan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RK-APBD) 2026.
“Pelayanan publik di Ponorogo telah bergerak melalui inovasi yang memudahkan masyarakat. Langkah-langkah tersebut menunjukkan komitmen kami untuk menghadirkan pemerintahan yang terbuka dan akuntabel,” tegas Lisdyarita.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, legislatif, perangkat desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam memperkuat transparansi dan pelayanan berkualitas.
Ponorogo, yang dikenal sebagai daerah yang kaya akan potensi budaya dan sumber daya alam, kini semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang inovatif dan terbuka.
Penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kerja keras, tetapi juga sebagai semangat baru untuk terus memperluas akses informasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat pembangunan berbasis inovasi.
“Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa Ponorogo berkomitmen untuk menjadi daerah yang lebih baik. Kami akan terus berbenah dan berinovasi demi kesejahteraan warga,” tutup Lisdyarita.













