ProKontra, Magetan – Haul Gubernur Soerjo ke-77 kembali menjadi momentum penghormatan bagi masyarakat Magetan. Kegiatan yang digelar di Kompleks Makam Gubernur Soerjo, Kelurahan Kepolorejo, Selasa (18/11/2025) malam, tak hanya dipadati ratusan jamaah, tetapi juga mendapat perhatian dari pimpinan DPRD Kabupaten Magetan.
Wakil Ketua I DPRD Magetan, Suyatno, hadir mengikuti seluruh rangkaian acara mulai dari tahlil, pembacaan manaqib RMTA Soerjo oleh keluarga besar almarhum, hingga santunan anak yatim. Ia menegaskan bahwa DPRD Magetan mendukung penuh pelaksanaan haul sebagai wujud penghormatan terhadap pahlawan nasional.

“Saya selaku wakil dari DPRD tentunya dengan acara demikian ini sangat mendukung dan berasumsi ke depan kegiatan itu semakin meriah lagi. Kita dukung dengan sepenuhnya supaya kegiatan untuk mendoakan para pahlawan kita itu semakin banyak yang mendoakan dan semakin meriah,” ujar Suyatno.
Tidak hanya menyampaikan dukungan, Suyatno juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan meneruskan nilai perjuangan para pahlawan yang diwariskan melalui tradisi haul ini.
“Harapannya, kita yang meneruskan cita-cita perjuangan bisa semakin baik ke depan, semakin lancar semuanya untuk generasi yang akan datang,” lanjutnya.
Ajakannya tersebut sejalan dengan pesan ceramah kebangsaan oleh Gus Kautsar, yang mengingatkan pentingnya meneladani semangat nasionalisme dan keberanian Gubernur Soerjo dalam mempertahankan kemerdekaan.
Sebagai informasi, haul ini digelar untuk mengenang Raden Mas Tumenggung Ario (R.M.T.A.) Soerjo, Bupati Magetan tahun 1938–1943 yang kemudian menjadi Gubernur pertama Jawa Timur (1945–1948). Sosoknya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional karena pengabdian dan perjuangannya bagi negara.
Kegiatan kali ini juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Bupati Magetan, Wakil Ketua I DPRD Jawa Timur, Kepala Bakorwil I Madiun, perwakilan Forkopimda Magetan, Sekdakab Magetan, jajaran OPD, serta keluarga ahli waris.
Kehadiran pimpinan DPRD Magetan menjadi penegas bahwa haul bukan hanya seremoni tahunan, tetapi ruang bersama untuk memperkuat doa, rasa nasionalisme, dan komitmen melanjutkan warisan perjuangan kepada generasi mendatang.













